Kesuksesan di dunia hiburan tanah air saat ini, tidak bisa diukur hanya dari tingkat popularitas tetapi juga dari seberapa baguskah karya yang telah diciptakan. Fenomena-fenomena yang menyimpang kerap kali kita temui di industri hiburan tanah air. Sebagai contoh, kita ambil dari industri musik Indonesia misalnya, jika kita lihat sepintas industri musik kita memang sedang pesat atau sedang mengalami kemajuan. Namun jika dilihat lebih jeli lagi, industri musik kita sedang kacau! Mengapa demikian?
Mari saya jelaskan. . . . . . . .. . . . . . . . . . .
Sensasi adalah kata yang tepat untuk mengungkapkan fenomena yang terjadi saat ini, kenapa? Coba anda lihat saja, sekarang banyak artis-artis dari kalangan dunia per film an, juga artis sinetron yang beralih dari profesi aktris menjadi seorang penyanyi, dengan alih-alih ingin menjajal dunia baru mereka rela merogoh kocek dalam-dalam demi meraih popularitas, banyak sekali cara yang mereka tempuh agar dapat meraih sebuah kesuksesan, membuat sensasi agar dikejar oleh media infotainment adalah salah satu cara mereka. Dengan bermodalkan suara yang pas-pasa an mereka masuk ke dalam dunia industri musik tanah air, ditambah dengan rumor berita yang sensasional mereka dapat memperoleh perhatian publik dalam sekejap, sungguh sangat ironis sekali. Bagaimana tidak? Secara tidak langsung, ulah yang mereka lakukan tersebut dapat mengubah mengubah selera pasaran musik tanah air.
Belum lagi dengan kisah fenomenal para artis, kini di Indonesia sendiri banyak kita jumpai maraknya kemunculan band-band baru yang datang dengan membawa aliran yang mayoritas hampir sama, dengan moto atas nama pasar mereka berlomba-lomba untuk unjuk kebolehan di depan publik, namun bukannya kepuasan akan karya yang mereka cari, tetapi kepuasan akan banyaknya sanjungan dari para penggemar yang mereka dapatkan..sungguh ironis sekali.
Tahukah anda, bahwa sekarang keadaan sudah berbalik 180 derajat? Jika dulu para pecinta musik banyak yang rela mengeluarkan uang demi menonton artis atau grup musik idola mereka di panggung tapi sekarang malah berbalik, banyak artis atau grup musik yang rela mengeluarkan uang demi membayar penonton agar mau datang ke acara konser mereka, sebenarnya dimana arti musik sejati dikalangan pelaku dan pecinta musik itu sekarang? Apakah sekarang semua karya musik yang diciptakan itu sudah tidak dihargai sebagai mahakarya lagi?
Seharusnya kita meninjau dari arti kata musik yang sejati itu sendiri. Musik itu adalah sebuah karya dan atau mahakarya yang diciptakan dengan perasaan, sebuah alunan melodi indah yang tercipta dengan rytme dan irama yang tersusun rapi dengan indah. Jadi musik itu sendiri merupakan sebuah mahakarya yang patut kita beri penghargaan yang setinggi-tingginya, yang pantas bagi karya para musisi.
Minggu, 14 Juni 2009
Kamis, 04 Juni 2009
Industri musik Indonesia sedang buruk
Kondisi industri musik Indonesia sekarang sedang memburuk, hal ini sudah tampak begitu jelas saat banyak band-band baru yang bermunculan, namun bukannya menghadirkan sesuatu yang baru mereka malah banyak yang menjiplak (plagiator), bukan hanya itu saja kondisi tersebut juga dperparah dengan mayoritas band pendatang baru tersebut hanya mengikuti aliran musik yang sedang marak di psaran (mereka mengatas namakan pasar), sehingga jika dilihat-lihat kondisi musik di tanah air ini sangatlah membosankan, apalgi selera pasar yang begitu parah....mereka sangat gemar sekali dengan musik-musik melayu, yang sendu-sendu, mengatas namakan cinta, lagu tentang kerinduan, patah hati,,dan sebagainya.......sungguh sangat memprihatinkan.
Langganan:
Postingan (Atom)

